Perbedaan Persero dan Perum Beserta Contohnya

Persero dan Perum sama-sama termasuk dalam lingkungan BUMN, tetapi keduanya memiliki perbedaan dari sisi bentuk usaha, tujuan, kepemilikan modal, dan cara menjalankan kegiatan bisnis.

PERSERO VS PERUM

Dalam pembahasan badan usaha milik negara, istilah Persero dan Perum sering muncul bersamaan. Keduanya memang berkaitan dengan BUMN, tetapi tidak berarti keduanya sama. Persero dan Perum memiliki karakter, tujuan, serta pola pengelolaan yang berbeda.

Memahami perbedaan Persero dan Perum penting agar masyarakat tidak salah mengartikan status sebuah perusahaan negara. Ada perusahaan BUMN yang berbentuk Persero, ada juga yang berbentuk Perum.

Apa Itu Persero?

Persero adalah perusahaan berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham dan sebagian atau seluruh sahamnya dimiliki oleh negara. Karena berbentuk PT, Persero dijalankan seperti perusahaan bisnis modern dengan orientasi keuntungan.

Walaupun berkaitan dengan negara, Persero tetap memiliki struktur perusahaan seperti direksi, komisaris, target usaha, dan strategi bisnis. Contoh Persero yang dikenal masyarakat antara lain Pertamina, PLN, Telkom Indonesia, KAI, dan Pos Indonesia.

Apa Itu Perum?

Perum adalah bentuk BUMN yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham. Perum biasanya lebih menekankan pelayanan umum, meskipun tetap menjalankan prinsip pengelolaan usaha yang sehat.

Dalam praktiknya, Perum dapat bergerak di bidang layanan yang dekat dengan kepentingan masyarakat. Tujuannya bukan hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memastikan layanan umum tetap berjalan dengan baik.

Singkatnya: Persero lebih kuat pada orientasi bisnis dan keuntungan, sedangkan Perum lebih menonjol pada pelayanan umum.

Tabel Perbedaan Persero dan Perum

Aspek Persero Perum
Bentuk Usaha Perseroan terbatas atau PT. Perusahaan umum.
Kepemilikan Modal Modal terbagi dalam saham dan sebagian atau seluruhnya dimiliki negara. Seluruh modal dimiliki negara dan tidak terbagi atas saham.
Tujuan Utama Mencari keuntungan dan menjalankan usaha secara profesional. Melayani kepentingan umum dengan tetap memperhatikan prinsip usaha.
Orientasi Bisnis Lebih kuat pada profit dan daya saing bisnis. Lebih kuat pada layanan publik.
Contoh Pertamina, PLN, Telkom, KAI. Perum Bulog, Perum Peruri, Perum Damri.

Perbedaan dari Sisi Tujuan

Tujuan Persero lebih mengarah pada pencapaian keuntungan. Persero tetap dapat menjalankan fungsi penting bagi negara, tetapi pola kerjanya cenderung mengikuti prinsip bisnis perseroan terbatas.

Sementara itu, Perum lebih menekankan pelayanan umum. Keuntungan tetap penting, tetapi bukan satu-satunya tujuan utama. Perum diharapkan dapat menyediakan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Perbedaan dari Sisi Modal

Pada Persero, modal perusahaan terbagi dalam saham. Negara dapat menjadi pemilik seluruh saham atau pemegang saham mayoritas. Karena berbentuk saham, struktur Persero lebih mirip dengan perusahaan PT pada umumnya.

Pada Perum, modal tidak terbagi atas saham. Seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Bentuk ini membuat Perum berbeda dari Persero dalam hal struktur kepemilikan modal.

Contoh Persero dan Perum

Contoh Persero

  • PT Pertamina (Persero)
  • PT PLN (Persero)
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  • PT Pos Indonesia (Persero)

Contoh Perum

  • Perum Bulog
  • Perum Peruri
  • Perum Damri
  • Perum Jasa Tirta

Mana yang Lebih Berorientasi Bisnis?

Persero lebih berorientasi bisnis dibanding Perum. Hal ini karena Persero berbentuk PT dan memiliki tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan. Persero juga dapat bersaing langsung dengan perusahaan swasta di pasar.

Perum tetap dapat menjalankan kegiatan usaha, tetapi orientasinya lebih dekat dengan pelayanan umum. Karena itu, Perum sering ditempatkan pada sektor yang membutuhkan kesinambungan layanan bagi masyarakat.

Kesimpulan

Perbedaan Persero dan Perum terletak pada bentuk usaha, tujuan, kepemilikan modal, dan orientasi operasional. Persero berbentuk PT, modalnya terbagi dalam saham, dan lebih berorientasi keuntungan. Perum seluruh modalnya dimiliki negara, tidak terbagi atas saham, dan lebih menekankan pelayanan umum.

Keduanya tetap memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena sama-sama menjadi bagian dari BUMN.

Apa perbedaan Persero dan Perum?

Persero berbentuk PT dan lebih berorientasi pada keuntungan, sedangkan Perum merupakan perusahaan umum yang lebih menekankan pelayanan publik.

Apakah Persero dan Perum termasuk BUMN?

Ya, keduanya termasuk bentuk BUMN, tetapi memiliki struktur dan tujuan yang berbeda.

Contoh Persero apa saja?

Contoh Persero antara lain Pertamina, PLN, Telkom Indonesia, Kereta Api Indonesia, dan Pos Indonesia.